Pemilihan presiden masih beberapa bulan lagi, tapi tidak ada salahnya mulai memikirkan siapa capres yang akan Anda pilih. Kalau bingung atau tidak tertarik kepada calon-calon yang sudah ada, Anda harus membaca spanduk yang dipasang di teras sebuah rumah di daerah Sleman, Jogjakarta. Barangkali setelah Anda membaca spanduk tersebut, Anda tidak bingung dan ragu-ragu lagi menentukan pilihan.

Dasamuka sebagai capres alternatif
Maaf ya…kalau foto yang saya pasang tidak begitu jelas. Maklum kadar kemampuan foto-memfoto saya hanya ala kadarnya saja. Jelasnya, spanduk itu bertuliskan:
HONG TE TE HYANG KALA LUDRA
PILIH AKU NASIBMU DI TANGANKU
Visi lan Misiku
Mas Manik Raja Dewaku
Yo Bandhaku Yo Donyaku
Yo Donyaku Yo Bandhaku
DASAMUKA
CAPRES NEGERI ALENGKA
(Tidak Perlu Nomer Urut…!!!)
Berdasarkan wawancanda dengan sang kreator spanduk, saya mendapat penjelasan bahwa HONG TE TE HYANG KALA LUDRA. Mas Manik Raja Dewaku. Yo Bandhaku. Yo Donyaku. Yo Donyaku Yo Bandhaku secara singkat dapat diartikan sebagai kalimat pemujaan terhadap paham materialisme dengan mendewa-dewakan nafsu konsumtif kebendaan dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya.
Kalimat itu merupakan salam yang biasa diucapkan oleh seorang Raja Buto (Raja Raksasa) dalam cerita pewayangan. Ya…mirip-mirip say hello-nya kita-kita, tapi ini say hello-nya raja buto. Harus raja buto karena buto selevel buto cakil beda lagi say hello-nya.
Dasamuka atau yang biasa dikenal juga dengan nama Rahwana, bisa disebut sebagai top-nya raja buto. Untuk menggambarkan kekuasaan dan kehebatannya, disebutkan bahwa Dasamuka menguasai ¾ jagad. Walah…walah…!!! Itu belum seberapa! Keindahan taman kerajaannya yaitu taman Argasoka disebut-sebut melebihi keindahan surga. Haaah….???!!!
Masih menurut sang kreator, sebenarnya ada 20 spanduk sejenis yang dibuat, dengan tokoh yang berbeda-beda. Spanduk tersebut dipasang di beberapa tempat di Jogjakarta. Sayang, hampir semua spanduk tidak bertahan lama di tempatnya. Padahal pemasangannya sudah sesuai peraturan termasuk juga membayar pajak.
Bagaimana? Capres alternatif yang cukup menjanjikan bukan? Jangan bingung dan ragu untuk menentukan pilihan Anda.
dasamuka sapa tuh. wah parah, ternyata ada juga yg udah mendahului saya dalam publikasi capress. padahal saya ini juga mau jadi capres. saya malah udah buat visi misi.
liat artukel ini http://dhila13.wordpress.com/2009/03/22/fadhilatul-muharram-for-indonesia-president-in-2029-please-support-me-dude/
Ika : Dasamuka tuh tokoh dalam Ramayana, musuhnya Rama itu lo, yang nyulik Shinta. Gimana? Tertarik gak? Oh…mau nyapres juga to? Wah hebat dong?! Nanti saya lihat visi dan misinya. Hebatan mana sama Dasamuka?